Hukum Acara Selamatan Haji

now browsing by tag

 
 

Hukum Acara Selamatan Haji

hukum-acara-selamatan-hajiHukum Acara Selamatan Haji– Ibadah haji adalah ibadah yang dilakukan di Negara Arab Sudi, tepatnya di kota suci yaitu Kota Mekkah. Tentunya negara tersebut bukanlah negara asal kita sebagai orang Indonesia.  Atau bukan hanya dari Indonesia melainkan dari negara yang lain juga ada. Apalagi jarak antar-negara sangatlah jauh sehingga membutuhkan kendaraan untuk menuju kesana. Jika sudah begitu, tentu saja kita sebagai manusia, harus meminta doa dari orang banyak agar keselamatan sampai tujuan hingga kembali lagi ke tanah air berkumpul bersama keluarga, akan tercapai . Biasanya orang Indonesia memiliki tradisi yang namanya selamatan atau syukuran. Di dalam acara selamatan atau syukuran biasanya berisikan permohonan maaf, rasa syukur, ucapan terimakasih dan tentunya doa-doa agar perjalanan ibadah lancar dan diberi kesalamatan dari orang banyak yang sedang diundang untuk mendukung acara syukuran tersebut. Terutama apabila ingin berangkat menunaikan ibadah haji, tentu saja hal ini banyak dilakukan oleh banyak orang dan selalu diadakan selamatan ketika sebelum berangkat maupun sesudah pulang. Namun, bagaimanakah Hukum Acara Selamatan Haji?  Apakah boleh dalam Islam?

Hukum Acara Selamatan Haji tentu saja diperbolehkan. Apalagi acara ini merupakan tanda ucapan rasa syukur kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan banyak menimbulkan dampak positif. Seperti memberi makan anak yatim apabila mengundangnya. Jadi berbagi ke sesama  manusia apabila manusia tersebut kekurangan makanan. Lalu mengaji bersama dan sama-sama mengucapkan doa. Namun saling memberi tersebut, jangan sampai didasari niat karena ingin dipuji ya? Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala : “Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tuamu, karib kerabat,anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnussabil, dan hamba sahaya. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri” (QS. An Nisa : 36). Ketahui estimasi Biaya Umroh dari Khazanah Tour mulai sekarang!

Dalam acara selamatan haji, juga jangan sampai berlebihan dalam melakukan segalanya. Sehingga akan berdampak tidak baik dengan kantong Anda. Karena banyak mengeluarkan biaya. Hukum Acara Selamatan Haji memang boleh, tetapi adakan sesuai dengan budget yang Anda punya jangan sampai mengusahakan dengan berhutang. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman yang artinya : “Janganlah kalian bersikap berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak mencintai orang-orang yang boros” (QS Al An’am : 141). Klik info umroh di http://www.travel-umroh-haji.com Januari

Terdapat hadits yang menguatkan bahwa Hukum Acara Selamatan Haji itu diperbolehkan. Salah satu haditsnya adalah hadits yang diriwayatkan Bukhari, dari Ibnu Abbas Radiyallahu’anhu, berkata : “Ketika Nabi Shalallahu’alahi Wasalam datang ke Mekkah pada waktu fathu Mekkah, anak-anak dari keturunan Abdul Muthalib menyambut beliau. Ada yang dinaikan di depan onta beliau dan yang lain dibonceng di belakang” (HR. Bukhari 1798). Itulah Hukum Acara Selamatan Haji yang sering dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Biasanya jika diperkampungan atau dipedesaan masih sangat banyak yang mengadakan acara ini. Tetapi jika di kota, mungkin saja telah sedikit yang mengadakan acara ini.